Selasa, 16 Juni 2026 Pemerintah Desa Bedingin menyelenggarakan suatu acara "Kenduri Bedingin Bungah". Acara tersebut dihadiri dari seluruh lapisan masyarakat desa Bedingin.

Apa Itu Kenduri Bedingin Bungah?
1. Kenduri (Slametan): Dalam tradisi Jawa, kenduri adalah perjamuan makan bersama yang diawali dengan doa. Tujuannya adalah untuk memohon keselamatan, kelancaran, dan keberkahan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Bedingin: Kata ini merujuk pada konsep keteduhan, kesejukan, atau peralihan musim/waktu yang membawa suasana adem. Dalam konteks wilayah, "Bedingin" sering kali menjadi nama sebuah desa atau area petilasan keramat yang disakralkan oleh warga setempat.
3. Bungah: Berarti kebahagiaan, sukacita, atau kegembiraan yang meluap-luap.
4. Obor: Alat penerang tradisional yang terbuat dari bambu penyangga yang diisi minyak tanah atau minyak kelapa dengan sumbu kain. Dalam ritual ini, obor bukan sekadar alat bantu penerangan, melainkan media spiritual yang krusial.
Maka, secara harfiah, Kenduri Bedingin Bungah adalah sebuah ritual syukuran besar yang dilakukan dengan penuh sukacita untuk menyambut keteduhan hidup, merayakan berkah yang melimpah, serta menjaga keselarasan alam dan manusia. Tradisi ini biasanya digelar setahun sekali sebagai bentuk "bersih desa" atau perayaan pasca-panen raya.


.jpeg)




.jpg)
.jpg)








